M U S I K  K L A S I K  B A R A T

Desember 2018

Pengertian musik klasik secara umum di Indonesia dipahami sebagai sebuah genre. Banyak masyarakat mengenali musik klasik dari media elektronik seperti filem dan di era digital masa kini semakin mudah untuk mengenali dan mencari jenis musik ini melalui internet. Di dalam artikel ini, saya ingin menuangkan sedikit pemahaman dan pengetahuan saya dalam lingkup estetika dan sejarah musik klasik barat. 

Musik klasik barat atau di dalam bahasa Inggris Western classical music tidak hanya berarti sebagai sebuah peristiwa atau periode tertentu pada masa silam di titik geografis tertentu. Mari kita kupas satu per satu. Kata "klasik" yang didefinisikan oleh beberapa kamus berarti: berasal dari masa lampau tetapi tidak ketinggalan zaman. Selain itu, kata "klasik" juga berkonotasikan sesuatu yang agung, adiluhur dan memiliki nilai tinggi. Bagi kita masyarakat Indonesia, melalui definisi yang saya coba cari melewati kamus, kita bisa menyerap juga bahwa kita memiliki musik klasik Indonesia karena kita memiliki sejarah akan musik gamelan, keroncong, angklung dan musik-musik lainnya di luar pulau Jawa. Dan perlu kita tentukan batasan di benak kita akan perbedaan antara musik klasik Indonesia dan musik klasik barat di Indonesia. 

Jika kita bicara tentang musik klasik, kebanyakan orang secara spontan menggambarkan sosok Mozart di pikiran mereka. Begitu juga sebaliknya, sebut sosok Mozart langsung musik klasik yang njedhul. Padahal Mozart hanyalah sebagian titik kecil dari panjangnya dan lebarnya musik klasik dan musik klasik hanya sebagian kecil tentang Mozart. Musik klasik sering dikonotasikan dengan segala yang halus, bersih, rapi, elegan, matematis, intelek dan sebagainya. Padahal sebenarnya ia tidak sesempurna itu. Untuk mengerti dan memahami musik klasik barat, kita perlu belajar dan memahami kebudayaan dan kehidupan manusia di Eropa (pada umumnya). Menurut penelitian manusia sejauh ini, musik klasik barat dimulai dari nyanyian-nyanyian Gregorian yang pada waktu itu mungkin mereka sendiri belum mendefinisikan musik itu musik. Pada abad ke-11, tradisi classical mulai berkembang dalam tiga tahapan: polifoni, prinsip-prinsip ketertiban dan pembentukan karya musik sebagai komposisi. Kemudian dari tahapan tersebut tradisi musik klasik barat berkembang dari masa ke masa menjangkau dari era yang disebut medieval, ars nova, renaissance, baroque, classical (mereferensikan periode/waktu), romantic, 20th century dan contemporary. Dari sudut pandang tradisi, musik klasik barat fokus kepada esensi-esensi estetika yang ketat akan musikal secara alamiah tanpa konten tambahan yang disampaikan melalui kata-kata, aksi, gambaran visual atau elemen-elemen non-musikal lainnya. Sampai sini kita menemukan dilema "tradisi" musik klasik barat pada masa kini yang sudah sama sekali tidak "alamiah" jika kita panut akan aturannya. Tetapi aturan kan lahir untuk dilanggar? Nah kalau ini beda topik. Kembali ke sebelumnya, sekarang kita akan belajar singkat tentang masing-masing periode dari titik awal bermulanya musik klasik. Walaupun banyak penemuan ilmiah yang percaya akan musik klasik bermula dari nyanyian-nyanyian Gregorian, saya akan selalu memperingati bahwa ini adalah usaha penemuan oleh kita manusia sejauh ini dan kita wajib untuk terus mencari dan bertanya. 

last update: 2018.12.20